Sentuhan Harapan di Rumah Sederhana, Brigjen TNI Joni Pardede Tinjau RTLH Milik Janda Pencari Pasir dalam TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:05:28 WIB

Sragen, PAB ----

Di balik deru alat kerja dan semangat gotong royong Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, tersimpan kisah haru tentang perjuangan hidup seorang ibu tangguh di sudut Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Rumah sederhana milik Ibu Sukarni (56), warga Dukuh Katukan RT 16 Desa Puro, menjadi salah satu sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD tahun ini.

Kondisinya yang memprihatinkan menggugah perhatian banyak pihak, termasuk Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD yang dipimpin langsung Brigjen TNI Joni Pardede, S.Sos. Didampingi Kasiter Korem 074/Warastratama serta Dandim 0725/Sragen selaku Dansatgas TMMD Reguler ke-128, Brigjen TNI Joni Pardede meninjau langsung progres pembangunan RTLH milik Ibu Sukarni, (09/05/2026).

Langkah kaki para pejabat TNI itu menyusuri jalan kampung menuju rumah sederhana yang selama bertahun-tahun menjadi saksi perjuangan hidup seorang perempuan tangguh.

Ibu Sukarni sehari-harinya bekerja mencari pasir di sungai demi menyambung hidup, setelah ditinggal meninggal dunia oleh sang suami.

Di hadapan Tim Wasev, raut haru tak mampu disembunyikan dari wajah Ibu Sukarni. Baginya, bantuan RTLH dari program TMMD bukan sekadar pembangunan rumah, tetapi hadirnya kembali harapan dan semangat baru dalam menjalani kehidupan.

Brigjen TNI Joni Pardede menegaskan bahwa TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, namun juga membangun kepedulian dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

“TMMD hadir untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Rumah ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kepedulian negara kepada rakyatnya. Kita ingin masyarakat merasakan langsung manfaat keberadaan TNI di tengah-tengah mereka,” ungkap Brigjen TNI Joni Pardede.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen menyampaikan bahwa pembangunan RTLH menjadi salah satu sasaran prioritas karena menyangkut kesejahteraan dan kelayakan hidup masyarakat.

Menurutnya, seluruh personel Satgas bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan rumah dapat selesai tepat waktu dan segera ditempati dengan nyaman oleh Ibu Sukarni.

Suasana penuh keakraban tampak saat rombongan Wasev berbincang langsung dengan warga sekitar.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Program TMMD Reguler ke-128 kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan.

Dari rumah sederhana milik seorang janda pencari pasir di tepian sungai Desa Puro, lahir pesan kuat tentang gotong royong, empati, dan harapan yang terus menyala demi masa depan yang lebih baik.

Terkini