Satu Tahun Memimpin Kabupaten Kepulauan Meranti, Asmar-Muzamil belum Kerja Kongkret, GERAM Mendesak Transparansi Publik

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:48:55 WIB

MERANTI, PAB ----

Aliansi Gerakan Anak Meranti (GERAM) mengeluarkan Surat Keputusan & Pernyataan Sikap Nomor 01/SK-AKSI/GERAM/II/2026 terkait evaluasi satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti periode 2024–2029, pasangan Asmar dan Muzamil.

Dalam pernyataan sikapnya, GERAM menyatakan bahwa visi kepemimpinan "Kabupaten Kepulauan Meranti yang lebih baik, maju, dan bermartabat" dengan slogan "Unggul, Agamis, Sejahtera" serta misi yang meliputi penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan tata kelola pemerintahan yang amanah transparan, belum menunjukkan capaian konkret dan terukur setelah satu tahun berjalan.

Beberapa permasalahan yang menjadi perhatian adalah minimnya indikator terukur terkait implementasi nilai keagamaan, kebahagiaan, dan pemenuhan kebutuhan dasar; persoalan pengangguran; lemahnya ekonomi masyarakat; infrastruktur dasar yang masih menjadi keluhan utama; kualitas pendidikan dan fasilitas belajar yang belum meningkat signifikan; serta akses layanan kesehatan yang belum merata.

GERAM menetapkan beberapa poin keputusan, antara lain menyampaikan evaluasi kritis, mendesak pemerintah daerah untuk menyampaikan laporan kinerja secara terbuka, menyusun dan mempublikasikan roadmap pembangunan yang jelas, serta menjelaskan hambatan dan strategi penyelesaiannya secara transparan. Selain itu, juga menuntut realisasi program prioritas berupa pemerataan akses kesehatan berkualitas, peningkatan mutu pendidikan, program penurunan kemiskinan dan pengangguran, serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar.

Ketua GERAM, Apen Taruna, S.P., M.Ling, menyatakan bahwa kritik yang disampaikan bukan bentuk penolakan terhadap kepemimpinan, melainkan dorongan agar visi dan misi yang telah dijanjikan benar-benar diwujudkan secara nyata dan terukur. 

Aliansi GERAM juga akan terus mengawal kebijakan dan program pemerintah daerah secara konstruktif, kritis, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Meranti.

Dukungan terhadap pernyataan sikap ini datang dari aktivis, mahasiswa, dan pengamat politik Kabupaten Kepulauan Meranti.

Terkini