MEDAN, PAB – Kemacetan lalu lintas di kawasan Jalan Medan Marelan dikeluhkan pengguna jalan, Senin (12/10/2026). Warga menyoroti semrawutnya parkir yang memakan bahu hingga badan jalan di sepanjang koridor bisnis tersebut, terutama pada jam sibuk.
Berdasarkan laporan warga di lapangan, kemacetan di area sentral aktivitas ekonomi seperti kawasan pertokoan dan sekitar pasar, diduga diperparah oleh praktik parkir yang tidak tertib. Deretan kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir tidak beraturan dinilai menghambat arus lalu lintas.
Sejumlah warga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan dan oknum organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dalam pengelolaan kantong-kantong parkir di wilayah tersebut. Dalam laporan warga disebutkan nama-nama berinisial HI Siregar, SA, serta MS sebagai pihak yang diduga terkait aliran pungutan dari juru parkir. Selain itu, mencuat dugaan adanya relasi kekeluargaan antara HS dengan mantan anggota DPRD berinisial BR yang dituding memberikan pengaruh.
Dugaan tersebut hingga kini masih berupa keterangan awal dari pelapor dan warga di lapangan serta belum terverifikasi secara independen.
Warga berharap Pemerintah Kota Medan, Dishub Kota Medan, dan aparat penegak hukum melakukan penertiban dan evaluasi menyeluruh terkait manajemen parkir dan lalu lintas di Medan Marelan, termasuk penindakan terhadap praktik parkir liar jika terbukti melanggar aturan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak-pihak maupun instansi terkait yang disebutkan dalam laporan warga. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi dan membuka ruang hak jawab bagi para pihak.