LANGKAT, PAB— Kekecewaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Kabupaten Langkat mencuat. Warga menilai maraknya praktik perjudian, peredaran narkoba, serta aktivitas bisnis ilegal seperti galian C tanpa izin di sejumlah kecamatan menunjukkan perlunya pengawasan dan penindakan yang lebih optimal.
Keluhan tersebut disampaikan warga baik secara langsung di warung kopi maupun melalui grup percakapan WhatsApp.
"Di beberapa kecamatan ini, judi tembak ikan, judi online lewat warung-warung, masih buka terang-terangan. Narkoba juga mudah didapat. Galian C ilegal tiap hari lewat depan rumah. Kami melapor, tapi tidak ada perubahan," ujar salah seorang tokoh pemuda di Kecamatan Secanggang, Selasa (29/09/2026).
Warga menilai penegakan hukum terkesan belum merata.
Fakta di Lapangan yang Dikeluhkan Warga:
1. *Perjudian:* Mesin jackpot / tembak ikan berkedok game, serta judi togel / online yang diduga beroperasi di warung dan kafe.
2. *Narkoba:* Sejumlah kampung yang disebut warga sebagai basis peredaran, namun belum tertangani secara menyeluruh.
3. *Bisnis Ilegal:* Aktivitas galian C tanah timbun dan pasir yang diduga tanpa IUP, serta dugaan peredaran BBM ilegal / oplosan dan kayu ilegal.
Padahal, Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri telah berulang kali memerintahkan pemberantasan total terhadap judi, narkoba, dan tambang ilegal. Masyarakat pun mempertanyakan implementasi instruksi tersebut di tingkat kabupaten.
"Kami bukan menuduh, kami kecewa. Kami butuh rasa aman. Kalau judi dan narkoba dibiarkan, rusak generasi muda kami di Langkat," kata warga lainnya.
Tuntutan Masyarakat Langkat:
1. Meminta Kapolres Langkat untuk melakukan evaluasi kinerja Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dan Kapolsek jajaran.
2. Meminta Polda Sumut dan Bidang Propam untuk turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi judi dan galian C yang dikeluhkan warga di wilayah Secanggang, Hinai, dan Stabat.
3. Mendorong transparansi dengan mempublikasikan hasil penggerebekan dan penutupan lokasi ilegal secara berkala, bukan hanya operasi sesaat.
Warga berharap Polres Langkat dapat kembali meningkatkan kepercayaan publik. Masyarakat menyatakan siap mendukung apabila penindakan dilakukan secara tegas, adil, dan tanpa pandang bulu.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Langkat AKBP Hennry PH Tambunan, S.E., S.I.K., belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan warga tersebut.