Aliansi Mahasiswa Merah Putih Geruduk Kejatisu, Desak Audit Total PTPN IV Bandar Pasir Mandoge

Kamis, 03 September 2026 | 23:15:21 WIB

MEDAN, PAB – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Merah Putih menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Kamis 3/9/2026. Dalam aksi tersebut, massa mendesak aparat penegak hukum melakukan audit secara menyeluruh terhadap PTPN IV Unit Bandar Pasir Mandoge.

Desakan tersebut disampaikan menyusul sorotan mahasiswa terhadap kondisi sejumlah lahan perkebunan yang dinilai kurang terawat serta adanya informasi mengenai dugaan penyimpangan dalam pengelolaan kegiatan replanting di lingkungan PTPN IV Bandar Pasir Mandoge.


Aliansi Mahasiswa Merah Putih menyebut berdasarkan temuan lapangan dan informasi yang mereka terima, PTPN IV Bandar Pasir Mandoge saat ini tengah melaksanakan program replanting. Namun, mereka mengaku memperoleh informasi mengenai dugaan adanya oknum yang memanfaatkan hasil buah dari areal replanting untuk kepentingan pribadi.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Merah Putih, Tegar Sianipar, menegaskan bahwa persoalan tersebut harus mendapat perhatian serius karena PTPN merupakan badan usaha milik negara.

“PTPN adalah badan usaha negara. Oleh sebab itu, setiap tindakan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada negara. Jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan untuk kepentingan pribadi,” ujar Tegar.


Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Husein, meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera melakukan pemeriksaan dan audit total terhadap pengelolaan PTPN IV Bandar Pasir Mandoge.

"Aksi kita hari ini mendesak kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk melakukan audit total. Ini menimbulkan pertanyaan besar, mulai dari transparansi kegiatan replanting sampai anggaran perawatan. Kenapa masih ada lahan yang sangat tidak terawat? Kami meminta semuanya diperiksa secara menyeluruh,” kata Husein.


Aksi tersebut kemudian mendapat tanggapan dari pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Humas Kejatisu, Rizaldi, menyampaikan apresiasi atas informasi yang disampaikan massa aksi dan menyatakan laporan tersebut akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami sangat berterima kasih atas informasi ini. Kami baru mendengar terkait permasalahan ini dan akan segera memproses setelah laporan disampaikan,” ujar Rizaldi.


Di penghujung aksi, Aliansi Mahasiswa Merah Putih menegaskan akan terus mengawal laporan tersebut dan meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan penyimpangan secara transparan.

“Kami memiliki beberapa bukti, termasuk video kondisi lahan yang tidak terawat. Prosedur akan segera kami lengkapi dan kami akan terus mengawal persoalan ini sampai tuntutan audit diproses secara hukum,” tegas Malik selaku salah satu massa aksi dan Kepala Bidang AMMP..

Terkini