Kasus Tabrak Pejalan Kaki di Jalan Sudirman Binjai Berakhir Damai, Korban dan Pelaku Saling Memaafkan

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:03:20 WIB

"Pengendara tanggung biaya pengobatan. Korban klarifikasi soal tudingan "polisi ogah terima laporan"

BINJAI, PAB – Penanganan kecelakaan tabrak pejalan kaki di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Binjai mulai mengarah ke penyelesaian secara kekeluargaan. Keluarga korban dan pihak penabrak telah kembali bertemu dan mencapai kesepakatan untuk berdamai.

Setelah dilakukan beberapa kali mediasi baik dari pihak Laka Lantas dan keluarga, akhirnya kedua belah pihak saling memaafkan dan pihak pengendara motor memberikan sejumlah uang untuk biaya pengobatan kepada korban.

"Saya berterimakasih kepada pihak kepolisian Sat Lantas Polres Binjai yang dimana telah merespon cepat pengaduan saya serta membantu mediasi sehingga saya dengan pengendara motor sudah sepakat untuk berdamai," ucap Lili, korban kecelakaan, Minggu 30/8/2026.


Lili Ayuni juga memberikan klarifikasi terkait pemberitaan _"Oknum Polisi Polres Binjai Diduga Ogah Terima Laporan Laka Lantas"_.

Menurut Lili ada kesalahpahaman antara dirinya dengan pihak penyidik.

"Saya juga memberikan klarifikasi terkait berita miring tersebut, saya salah paham. Laporan saya bukan tidak ditanggapi melainkan menunggu proses untuk mediasi antara saya dengan pihak pengendara. Saya kembali ucapkan terimakasih banyak buat Sat Lantas Polres Binjai," ungkapnya.


Kecelakaan yang terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026, sekira pukul 08.00 WIB pagi di Jalan Sudirman Kota Binjai tersebut menyebabkan dua pejalan kaki mengalami luka-luka.

Pelaku, pengendara motor sempat panik meninggalkan korban lantaran terburu-buru melihat anaknya yang lagi sakit di rumah sakit.

Setelah itu, pelaku kembali ke lokasi kejadian untuk berniat membawa korban untuk berobat, namun pada saat itu kedua korban sudah tidak ada lagi.

"Saya bukan melarikan diri pak. Pada saat itu saya terburu buru mendengar anak saya sakit, karena saya lihat korban masih bisa berdiri dan berjalan, saya terlebih dahulu mengutamakan anak saya. Setelah itu selang tak berapa lama saya kembali ke lokasi kejadian untuk bertanggungjawab, tapi korban sudah tidak ada," ucap KK Ulfa kepada wartawan.

Selanjutnya, masih katanya, saya kembali lagi bersama keluarga saya mencari alamat korban, dan akhirnya ketemu. Disitulah saya meminta maaf dan menjelaskan bahwasanya saya bukan melarikan diri.

"Setelah dilakukan beberapa kali mediasi, akhirnya melalui pihak kepolisian Sat Lantas Polres Binjai kami sepakat berdamai, dan saya juga bertanggung jawab untuk biaya pengobatannya. Saya berterimakasih kepada korban yang sudah mau memaafkan saya. Semoga atas kejadian ini menjadi pelajaran bagi saya agar lebih berhati-hati dalam berkendara," pungkasnya.

Terkini