LANGKAT, PAB– Kepala Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Suliadi Solehan SE menyatakan siap mundur dari jabatan Ketua TKBM Tenaga Kerja Bongkar Muat. Pernyataan itu disampaikan di tengah aksi damai warga Karang Rejo di depan Kantor Bupati Langkat, Jumat 24/7/2026.
Aksi warga merupakan buntut dari sengketa kepengurusan TKBM Desa Karang Rejo. Warga merasa kecewa karena janji Camat Stabat beberapa waktu lalu di kantor kepala desa untuk menyelesaikan permasalahan belum terealisasi.
Dalam tuntutannya, warga meminta Suliadi Solehan memilih salah satu jabatan, antara tetap menjadi Kepala Desa atau Ketua TKBM. Warga menilai rangkap jabatan tersebut dapat menjatuhkan marwah desa.
Menjawab tuntutan warga, melalui Camat Stabat Bambang Eko Winarno, Suliadi menyampaikan kesiapannya mundur dari jabatan Ketua TKBM.
"Kades siap mundur jika itu bisa meredam konflik. Yang terpenting warganya bisa tenang beraktivitas dan permasalahan ini bisa tuntas," ujar Camat Stabat.
Hal senada juga ditegaskan Suliadi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat 24/7/2026.
"Saya siap mundur bang, intinya konflik di desa saya bisa terselesaikan. Karena jabatan ini bukan keinginan saya, hanya demi penyelesaian permasalahan. Namun di luar dugaan malah jadi tambah ruwet," jelasnya.
Meski siap mundur, Suliadi mengajukan syarat. Ia meminta proses pelepasan jabatan dilakukan di hadapan semua pihak terkait.
"Saya siap mundur kalau memang ini yang terbaik. Namun saya minta harus di hadapan semua pihak, pihak perusahaan, pihak kepolisian, Hariadi dan Yogi Mahendra. Kalau mereka semua dihadirkan dan sepakat tidak ada lagi permasalahan, saya akan mundur dan melepaskan jabatan sebagai Ketua TKBM," tegasnya.
Sebelumnya, warga menunggu keputusan dari perusahaan terkait polemik rangkap jabatan kepala desa sebagai Ketua TKBM. Warga menilai hal itu menjadi pemicu konflik di desa.
Hingga saat ini, Camat Stabat masih memfasilitasi pertemuan untuk mencari solusi dan dijadwalkan mengambil keputusan final pada hari Senin mendatang.