DUMAI PAB –
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berperan sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan yang memiliki makna strategis ini berlangsung di Lapangan Bola Bapor Pertamina, Jalan Bukit Datuk, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, pada hari Sabtu, 26 April 2026.
Lebih dari 500 orang personel dari berbagai unsur terkait terlibat dalam kegiatan ini, meliputi anggota TNI, Polri, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran. Turut hadir pula sejumlah pimpinan daerah, antara lain Ketua DPRD Kota Dumai, Sekretaris Daerah, serta Wakil Wali Kota Dumai. Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan Objek Vital Nasional sekaligus mendukung program tanggap dini yang digagas pemerintah, guna menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat perubahan cuaca dan iklim pada tahun 2026.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesiapan sarana, prasarana, dan armada operasional yang telah disiapkan oleh PHR. Menurutnya, kerja sama yang terpadu dan terkoordinasi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan faktor penentu utama keberhasilan dalam menekan risiko terjadinya kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki hamparan lahan gambut yang luas dan rentan terbakar.
Beliau juga menegaskan bahwa langkah penanganan yang dilakukan secara cepat dan tepat sejak dini di lapangan menjadi hal yang sangat penting. Hal ini bukan hanya bertujuan untuk memadamkan api yang sudah menyala, tetapi juga untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan, memastikan keberlangsungan produksi energi nasional, serta melindungi kesehatan masyarakat dari berbagai dampak buruk yang ditimbulkan oleh asap kebakaran.
Sementara itu, General Manager PHR Zona Rokan, Andre Wijanarko, menegaskan bahwa perusahaan memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga aset negara dan memastikan keselamatan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan aturan dan langkah-langkah pencegahan yang ketat di seluruh wilayah kerja yang dikelola, serta penyediaan dukungan berupa sumber daya dan strategi penanganan darurat baik di area konsesi maupun wilayah sekitarnya.
Keterlibatan nyata PHR dalam upaya penanggulangan karhutla ini terlihat dari berbagai program yang telah dilaksanakan, mulai dari peningkatan kualitas peralatan pemadaman, pembentukan tim tanggap darurat yang terlatih, hingga pembangunan dan pemeliharaan jaringan saluran air. Semua upaya tersebut menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan lestari, serta mendukung sepenuhnya pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Di akhir rangkaian kegiatan, dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan seluruh peralatan dan kendaraan operasional yang akan digunakan. Seluruh peserta apel juga menerima pengarahan akhir agar senantiasa menjaga kewaspadaan dan disiplin, serta siap bertindak kapan saja dibutuhkan. Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, kerja sama antar berbagai pihak dapat berjalan dengan baik sehingga dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sekecil mungkin.