Dumai, PAB ----
Dalam upaya meningkatkan pemahaman terkait pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC), khususnya TBC laten, pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh Puskesmas Bumi Ayu, Kamis (23/4).
Kegiatan ini difokuskan pada pemahaman mengenai TBC laten, yaitu kondisi di mana seseorang telah terinfeksi kuman TBC namun belum menunjukkan gejala dan tidak menularkan penyakit. Meski demikian, TBC laten tetap berpotensi berkembang menjadi TBC aktif apabila tidak ditangani dengan baik.
Dalam penyuluhan tersebut, tim kesehatan juga mensosialisasikan pelaksanaan TST (Tuberculin Skin Test) atau Tes Mantoux sebagai metode pemeriksaan untuk mendeteksi adanya infeksi kuman TBC di dalam tubuh. Pegawai diberikan penjelasan mengenai prosedur pemeriksaan, tujuan pelaksanaan, serta pentingnya melakukan deteksi dini guna mencegah perkembangan penyakit.
Selain itu, disampaikan pula terkait pemberian Obat Pencegahan TBC (Terapi Pencegahan Tuberkulosis/TPT) bagi individu yang terindikasi TBC laten, sebagai langkah untuk menekan risiko berkembangnya penyakit menjadi TBC aktif.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara pegawai dan tim kesehatan. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar TBC laten, pelaksanaan Tes Mantoux, hingga efektivitas pengobatan pencegahan.
Menanggapi hal tersebut, pihak Puskesmas Bumi Ayu menegaskan bahwa deteksi dini melalui TST serta kepatuhan dalam menjalani terapi pencegahan merupakan kunci utama dalam pengendalian TBC. Mereka juga mengimbau agar pegawai tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan apabila memiliki faktor risiko atau riwayat kontak dengan penderita TBC.
Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan berharap seluruh pegawai dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap TBC.
“Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan pegawai semakin memahami pentingnya deteksi dini dan pencegahan TBC, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman,” ujar Karutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Rutan Dumai dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri serta berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC di lingkungan kerja.