GERAM Soroti LKPJ 2025, Meranti Butuh Aksi Nyata, Bukan Sekadar Angka

Jumat, 27 Maret 2026 | 00:05:10 WIB
Ket.foto: Ketua GERAM, Apen

Meranti, PAB--- 

Aliansi Gerakan Anak Meranti (GERAM) mengkritisi Keterangan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kepulauan Meranti tahun anggaran 2025. Ketua GERAM, Apen Taruna, menilai data yang dipaparkan Bupati AKBP (Purn) H. Asmar menyiratkan pekerjaan rumah yang masih berat.

Ketua GERAM, Apen menyebut angka-angka yang dibacakan Bupati Kepulauan Meranti perlu dibaca lebih jujur.

" Ada angka-angka yang seharusnya menjadi cambuk, bukan dijadikan piala," kata Apen.Jumat,(27/3/2026).

Apen menyoroti tingkat kemiskinan yang masih tinggi, yaitu 20,51 persen, lebih dari dua kali lipat rata-rata nasional. Ia juga mengkritisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hanya terealisasi 42,17 persen dari target.

"PAD kita hanya menyumbang sekitar 11 persen dari total pendapatan. Sisanya kita bergantung pada pusat. Ini kondisi yang harus jujur kita akui sebagai kelemahan struktural," ujarnya.

Apen juga menilai pertumbuhan ekonomi yang naik 3,62 persen masih berada di bawah rata-rata nasional. Ia meminta pemerintah daerah untuk mengevaluasi program-program yang tidak berjalan efektif.

"Setiap rupiah yang tidak terserap adalah layanan yang tertunda. Saya tidak langsung menyebut ini kegagalan, tapi ini harus dijelaskanprogram apa yang tidak jalan, dan kenapa," Jelasnya.

GERAM meminta LKPJ dijadikan instrumen evaluasi yang hidup dan berdampak nyata bagi perencanaan tahun 2026. 

"Setiap indikator yang meleset harus dianalisis penyebabnya. Setiap OPD yang tidak mencapai target harus dimintai pertanggungjawaban yang jelas," Tegas Apen.

Terkini