DUMAI, PAB---
Polres Dumai menggelar kegiatan Puslitbang Polri bertema "Peran Polri dalam Penanganan Unjuk Rasa/Demonstrasi Guna Mewujudkan Keamanan & Ketertiban Masyarakat" pada hari Senin (2/3/2026) sekitar pukul 08.40 WIB di Aula Wicaksana Laghawa Polres Dumai, Jl. Jend. Sudirman No. 01 Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur.
Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H. menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menerima masukan dari berbagai elemen terkait situasi dan isu yang berkembang, guna meningkatkan profesionalisme Polri dalam melaksanakan tugasnya.
AKBP Angga menambahkan, "Kegiatan Puslitbang Polri merupakan kegiatan rutin yang sangat penting, karena melalui sini kita bisa mendapatkan masukan baik dari dalam institusi Polri maupun dari elemen masyarakat. Semoga masukan yang diberikan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Mabes Polri dalam menyusun kebijakan yang lebih baik, dan kami siap menerima segala arahan serta saran untuk lebih optimal dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat."
Kegiatan dihadiri oleh Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh KOMBES POL TONNY KURNIAWAN, S.I.K., beserta anggota timnya AKBP RUSDI, SE; Penata Tk. 1 BUDI PRAYITNO, SM; dan Penata Muda Tk. 1 RUTH MEILANA, SE, Msc. Selain itu, juga menghadirkan perwakilan dari Polres Dumai, instansi terkait seperti Kesbangpolinmas Dumai, Dishub Dumai, Satpol PP Dumai, serta elemen masyarakat termasuk ketua FPK LKKMD, kelompok nelayan, mahasiswa, serikat buruh, komunitas OJOL, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol Tonny Kurniawan menjelaskan bahwa kunjungan tim ke berbagai wilayah bertujuan untuk mendapatkan masukan terkait situasi yang berkembang dan dampak kebijakan pemerintah. "Penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dilindungi oleh undang-undang, sehingga dalam pengamanannya Polri harus selalu mengedepankan prinsip humanis, profesional, dan akuntabel. Melalui FGD dan wawancara mendalam hari ini, kami mengharapkan masukan konkret terkait hal-hal yang perlu diperbaiki dalam penanganan unjuk rasa," ujarnya.
Acara berlangsung secara terstruktur mulai dari pembukaan, penyanyian lagu kebangsaan, doa, foto bersama, sambutan, arahan teknis, hingga diskusi kelompok dan wawancara mendalam. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.45 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif..