Bupati Ir H Soekirman  Apresiasi  Workshop Peningkatan Mutu Guru   PAUD se-Sergai Tahun 2020.

Dibaca: 6564 kali  Rabu,12 Februari 2020 | 07:12:57 WIB
Bupati Ir H Soekirman  Apresiasi  Workshop Peningkatan Mutu Guru   PAUD se-Sergai Tahun 2020.
Ket Foto :

SERGAI'(PAB)--

Bupati  Kabupaten Sergai , Ir H Soekirman , Memberikan apresiasi kepada Guru PAUD,Hadiri Workshop peningkatan pendidikan  anak usia dini (PAUD) se- Sergai, tahun 2020.di Wisma Karina Desa Firdaus, Kecamatan Sri Rampah. Senin,(10/2/2020). 

Kehadiran Bupati Sergai Ir H Soekirman, didampingi , Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman, berserta Ketua DPC GOPTKI Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, dan 
Ketua DWP Ny Uke Retno Wahyuni Faisal Hasrimy, 
bersama Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik MM yang diwakili Sekretaris Batara R Harahap, M.Si beserta jajaran, 
Turut hadir juga Narasumber dari Yayasan Adiluhung Nusantara, 
dan Ketua Himpaudi Sergai Syamsidar, 
Maupun Ketua Himpaudi serta Gugus PAUD Kecamatan se-Kabupaten Sergai.

Ketua Panitia Alamsyah, S.Pd Mengatakan ,Kegiatan yang diikuti 510 guru PAUD ini bertujuan agar seluruh guru PAUD di Sergai memiliki pemahaman yang jelas tentang belajar mengajar. Kegiatan ini digagas oleh Bunda PAUD, Himpaudi, Dinas Pendidikan dan Yayasan Adiluhung", Ujarnya. 

Sementara  Perwakilan Yayasan Adiluhung Nusantara, H. Adi Irawan juga memberikan,
Apresiasi dan penghargaan kepada para pendidik PAUD yang hadir pada hari ini sebab keberkahan dari Allah SWT bagi orang yang menuntut ilmu untuk diamalkan kepada masyarakat.dan satu dari sekian permasalahan yang dihadapi pemerintah adalah pemerataan pendidikan di era global saat ini",katanya .

Selanjutnya ungkapnya , ditengah persaingan revolusi industri saat ini, jika kita tidak mengikuti perkembangan teknologi, maka kita akan tertinggal. Namun perlu digarisbawahi bahwa hubungan emosional antara guru dan siswa tidak pernah akan bisa tergantikan.
Maka hal tersebut, yang menjadi perhatian bagi kami bersama APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) agar proses dan pola menyampaikan ilmu kepada anak didik dapat efektif dan menyenangkan serta tidak membosankan. Sebab peran guru harus dapat mencerahkan dan membawa nilai-nilai karakter kepada paa siswanya sehingga terbentuk generasi yang kreatif dan berkarakter unggul serta mampu bersaing ditingkat dunia, tandasnya.

Bupati Sergai Ir H Soekirman  juga memberikan Apresiasinya  dan ucapan terima kasih kepada yayasan Adiluhung yang telah bersedia memberikan ilmu pengajaran bagi guru PAUD di Sergai. Pertemuan hari ini sangat bermanfaat ibarat ponsel yang telah diisi ulang baterainya untuk pendidikan karakter sebab itulah yang utama,

Selanjutnya kata Bupati Sergai ,Bagi orang yang pernah dan masih menjadi guru, apresiasi yang tak terhingga kami berikan sebab jasa guru tiada tara dan tak ternilai harganya.Hari ini saya menyampaikan bahwa saya harusnya masih tugas luar terkait Penghargaan Kebudayaan Hari Pers Nasional yang disebut sebagai Kabupaten yang ramah budaya. Prestasi ini adalah berkat jasa besar guru terutama Guru TK dan PAUD",ucapnya.

Soekirman juga mengingatkan, terkadang orang lupa 3 komponen dasar belajar yaitu logika, etika dan estetika. Sesuatu yang tidak logis karena sering dikembangkan meski hoax dapat dianggap menjadi logis. Maka tugas guru PAUD adalah membentuk logika yang etis, agar anak-anak memiliki etika yang berdasar logika. Kemudian jika sudah memenuhi dua unsur tadi, maka akan terbentuk seni dan keindahan yang disebut estetika.

Belajar dalam suasana gembira seperti yang disampaikan narasumber hari ini adalah inovasi dan sangat baik. Hal tersebut agar jangan sampai terjadi kisah nyata seorang anak yang ingin menjadi ponsel, sebab orang tuanya lebih perhatian kepada ponsel ketimbang dirinya. 

Hal ini menjadi gambaran dan pembelajaran bagi orang tua bahwa pengaruh teknologi dapat juga memberikan nilai-nilai yang tidak baik serta mengesampingkan nilai kearifan lokal.sehinggah ilmu pengetahuan dan ketaqwaan, logika, etika, estetika menjadi  pengetahuan kita .ddalam workshop ini  saya yakin akan dapat menambah kerekatan dan intelektual kita sehingga generasi yang akan datang lebih baik dari generasi saat ini.

",Menurut Bupati Sergai pembangun infrastruktur memang penting, namun membangun karakter anak didik jauh lebih penting. Jangan terfokus hanya kepada persoalan yang kasat mata, namun ada nilai yang paling mendasar yaitu karakter. 

Dengan bahasa kebudayaan yang didapatkan adalah persatuan, sementara jika politik maka yang didapat adalah perbedaan. Maka jika kita ingin kuat, maka jadilah jarum yang merekatkan, bukan gunting yang memisahkan. Sebab jika kita terpisah dan tidak bersatu akan sulit dalam mencapai tujuan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Terakhir Ir H Soekirman menyampaikan Kepada para guru PAUD, saya berharap jadilah tipe guru yang sedikit bicara banyak bekerja dan bukan banyak.bicara tetapi sedikit bekerja. Belajar dengan gembira, namun apa yang dipesankan, sejalan dengan yang dikerjakan agar hasilnya seperti yang diharapkan", tandasnya.(Bambang)


.

Akses pab-indonesia.co.id Via Mobile m.pab-indonesia.co.id
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »