Minyak Gereng Produksi PT.Sinar Mas Tumpah Ke Laut, Aliansi Selat Malaka Sumut Angkat Bicara

Dibaca: 573 kali  Minggu,22 September 2019 | 13:37:21 WIB
Minyak Gereng Produksi PT.Sinar Mas Tumpah Ke Laut, Aliansi Selat Malaka Sumut Angkat Bicara
Ket Foto : Foto: Surya Atmaja

BELAWAN,(PAB)----

Puluhan ton minyak Goreng produksi PT Sinar Mas tumpah menggenangi laut di depan dermaga 105, Belawan, Sabtu (21/9/2019) sekitar pukul 10.15 Wib.

Belum diketahui secara pasti penyebab tumpahnya puluhan ton minyak goreng usai proses penuangannya ke kapal tangker Tromso untuk diekspor.

Informasi yang diperoleh dilapangan, diketahui para pekerja yang telah selesai memuat minyak goreng ke kapal tangker Tromso di dermaga 105 dengan tujuan Singapura tiba-tiba saja sisa minyak goreng keluar dari pipa dan muncrat membanjiri dermaga mengalir deras ke laut setelah kurang lebih 30 menit usai pengerjaan penuangan minyak ke tangker kapal Tromso.

Humas PT Sinar Mas RF Siringoringo belum memberi tanggapan terkait kejadian tersebut, kepada wartawan, Security yang saat itu berjaga siang mengatakan bahwa RF Siringoringo tidak masuk kerja.

Sementara itu, Akibat tumpahan puluhan minyak goreng PT Sinar Mas yang menggenangi permukaan laut beresiko mengakibatkan pencemaran air dan kehidupan laut sebagaimana hal itu dikatakan Ketua Aliansi Selat Malaka Sumut, Abdul Rahman kepada wartawan,Minggu (22/9/2019) di Belawan.

"Ketika oil spill terjadi di lingkungan laut, minyak akan mengalami serangkaian perubahan, baik pelapukan ataupun peluruhan (weathering) atas sifat fisik dan kimiawi "ucap Abdul Rahman yang akrab dipanggil Atan ini.

Atan menjelaskan, Adapun dampak dari limbah dalam bentuk tumpahan minyak ini, Secara spesifik menunjukkan pengaruh negatif terhadap lingkungan pesisir dan perairan laut, terutama ekosistem lautnya.Laut menjadi terkontaminasi mengakibatkan ekosistem kehidupan dilaut menjadi mati

"Kejadian tumpahan puluhan ton minyak, harus menjadi perhatian PT Sinar Mas dan Pemerintah, untuk menjaga lingkungan perairan laut Belawan dari pencemaran serta kerusakan yang terjadi " Tegas Atan 

Sebelumnya, tumpahnya puluhan ton minyak goreng dikolam dermaga 105, menjadi azas mumpung bagi buruh bongkar buat yang saat itu berada dilokasi, seolah rezeki nomplok, puluhan buruh langsung menimba dan memasukan minyak makan yang tumpah ke dalam drum dan plastik besar untuk mereka bawa pulang.

Disamping itu, 5 unit mobil tangki disiapkan untuk menampungnya bocoran pipa minyak goreng tersebut, ironis aliran pipa minyak goreng terhenti setelah tangki 5 truk penuh.

Diduga ke 5 unit mobil tanki tersebut keluar dari pelabuhan Belawan membawa minyak makan milik PT Sinar Mas untuk dijual, begitu juga dengan para buruh pelabuhan yang mengambil tumpahan minyak makan dengan drum dan plastik besar.

Para buruh membawa minyak makan yang tumpah keluar melalui Pos yang ada di pelabuhan Belawan tanpa ada pencegahan yang berarti dari petugas keamanan atau security.(surya atm)

Akses pab-indonesia.co.id Via Mobile m.pab-indonesia.co.id
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »