Ditpolair Poldasu Paparkan Penangkapan Dua Nakhoda Pembawa 28 Drum Limba B3

Dibaca: 146 kali  Selasa,09 Juli 2019 | 00:41:17 WIB
Ditpolair Poldasu Paparkan Penangkapan Dua Nakhoda Pembawa 28 Drum Limba B3
Ket Foto : Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Sumatera Utara (Sumut) memaparkan penangkapan 28 drum limbah B3 di perairan Belawan.(Foto/Surya Atm)

BELAWA,(PAB)--'

Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Sumatera Utara (Sumut) memaparkan penangkapan 28 drum limbah B3 di perairan Belawan.

Penangkapan dua Nahkhoda itu atas nama Khairul dan Nurul Anwar terkait membawa limbah B3 berupa oli bekas yang tidak memiliki izin saat berlayar mengunakan kapal motor di titik kordinat 3°-48'-851" LU- 98°-43'-857" BT.
Dengan terlihat Kapal motor bermuatan yang sarat dengan muatan dan mencurigakan langsung di lakukan pengejaran dan di lakukan Penangkapan terhadap Kapal motor pembawa oli bekas itu,ditangkap oleh Kapal Motor (KM) Antasena 7006 milik Mabes Polri.

Wadir Ditpolair Polda Sumut, AKBP Untung Sangaji kepada Pab-indonesia.co.id saat wawancara di paparan senin (8/7/19) mengatakan, tertangkapnya kedua warga Lingkungan IV Lorong Mesjid, Belawan ini saat tim Sea Rider Kapal Antsesa melaksanakan patroli di kawasan perairan Belawan.

"Pada hari Jum'at 5 Juli 2019 sekitar pukul 12.15 WIB, petugas melihat dua kapal motor tanpa nama sedang berlayar titik kordinat 3°-48'-851" LU- 98°-43'-857" BT. Melihat hal itu, kemudian dilakukan pengejaran dan menghentikannya," ucap AKBP Untung Sangaji.

Kata Untung menerangkan, diketahui kedua tersangka beserta Anak Buah Kapal (ABK) masing-masing Abdullah, Rudi, Handoko, Bambang dan Sulaiman mengangkut puluhan drum limbah B3 dengan dua kapal motor tanpa nama.

"Hasil pemeriksaan, petugas mendapati 28 drum limbah B3 tanpa dilengkapi izin pengangkutan dari pejabat yang berwenang," terangnya

Dirinyapun menjelaskan,para pelaku beserta barang bukti berupa dua kapal tanpa nama dan puluhan drum oli bekas di bawah ke Mako Ditpolair Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Para tersangka kita jerat Pasal 102 Jo Pasal 59 ayat 4 Undang-Undang RI Nomor 32 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup." pungkasnya.(Surya atm)

Akses pab-indonesia.co.id Via Mobile m.pab-indonesia.co.id
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »