Pengawasan terhadap KM Kelud Lemah, Minuman Keras Bebas dari Pantauan Aparat Bea Cukai Belawan

Dibaca: 236 kali  Jumat,28 Juni 2019 | 16:18:08 WIB
Pengawasan terhadap KM Kelud Lemah, Minuman Keras Bebas dari Pantauan Aparat Bea Cukai Belawan
Ket Foto : Foto: Surya Atmaja

BELAWAN,(PAB)----

Lemahnya Pengawasan yang dilakukan  aparat Bea Cukai Belawan terhadap barang bawaan di  kedatangan kapal KM Kelud di Pelabuhan Terminal Bandar Deli Belawan, berakibatnya banyak barang  ilegal yang lolos dari pantauan perugas. 

Terpantau dilapangan, petugas Bea Cukai terlihat lengah terhadap seluruh barang-barang bawaan penumpang yang baru tiba dari Kota Batam dalam pemeriksaannya yang tidak maksimal itu.

Para personil Bea Cukai  yang bertugas mengawasi barang bawaan penumpang hanya berdiri santai sambil menonton para penumpang yang baru turun dari kapal yang lewat di depan mereka tanpa melakukan pemeriksaan berarti.

Padahal menurut SOP setiap kapal sandar para petugas wajib memeriksa barang barang yang di turunkan dari kapal.Untuk mengantisipasi barang barang ilegal masuk tanpa Bea.

Yang di sangsikan kalau tidak ada pengawasan yang optimal setiap kedatangan kapal Kelud dari Batam dimungkinkan disusupi barang barang yang diduga puluhan botol minuman keras bermerek asal luar negeri yang dibawa oleh oknum penumpang secara ilegal.

Barang -barang penumpang kapal Kelud menunggu di halaman depan terminal  Bandar Deli Belawan untuk diangkut ke tempat tujuan tanpa diperiksa petugas Bea Cukai.

Kabar santer ini pun bahkan pernah terbukti ketika petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan secara ketat terhadap barang bawaan penumpang sekitar setahun lalu. Saat itu selain puluhan botol minuman keras (miras) asal luar negeri ilegal yang berhasil ditemukan, juga dapat dirazia ratusan koli barang ilegal lainnya.

Petugas Bea Cukai Sahrijal, HS bersama Mumun dan lainnya membantah pengawasan yang mereka lakukan lemah. Mereka bilang kalau ada informasi baru mereka turun. "Gini pak, kalau ada informasi bahwa ada barang ilegal baru kami akan turun semua kemari, kami kan gak mungkin memeriksa barang bawaan penumpang satu persatu", tangkis Mumun.

Seorang Nara sumber yang tidak mau namanya di publikasi kasikan, menyebutkan bahwa longgarnya pengawasan Bea Cukai belakangan ini di Kapal Kelud karena diduga ada oknum aparat Bea Cukai ikut bermain.

Lanjutnya bahwa miras asal luar negeri yang sering diselundupkan via kapal Kelud diantaranya adalah Black Label, Red Label, Chivas, Bacardi, Tequila, Rum, Wisky, Smirnoff, Vodka, dan Gordons.

Terkait dengan adanya dugaan permasalahan di atas, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penindakan (Kasi P2) Kantor Pelayanan Type Madya Pabean Belawan, Samino, pada Kamis sore tidak berhasil dikonfirmasi. Ketika di hubungi lewat HP selulernya tidak diangkat.(Red)

Akses pab-indonesia.co.id Via Mobile m.pab-indonesia.co.id
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »