Kasad: Pasis Seskoad Harus Memiliki Kemampuan Menganalisa Dengan Baik

Kasad: Pasis Seskoad Harus Memiliki Kemampuan Menganalisa Dengan Baik

Bandung, (PAB)

Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) LV Tahun Anggaran 2017 dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, bertempat di Gedung Satrio Seskoad Bandung.

Dikreg ke LV ini dikuti oleh 280 Perwira siswa (Pasis) yang terdiri dari 267 Pasis TNI AD, dua Pasis TNI AL dan dua Pasis TNI AU serta Sembilan Pasis dari negara sahabat.

Hadir dalam upacara pembukaan tersebut sejumlah pejabat TNI AD diantaranya Pangkostrad, Dankodiklatad, para Asisten Kasad dan sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan bahwa Seskoad merupakan lembaga pendidikan tertinggi sekaligus pengkajian strategis di lingkungan TNI AD telah menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung suksesnya transformasi TNI AD. Tingginya dinamika lingkungan strategis dan kompetisi di tingkat internasional, regional maupun nasional saat ini menuntut pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)yang berkualitas, berintegritas dan berkompetisi tinggi. Tuntutan tersebut akan berpengaruh terhadap pencapaian tugas pokok dan proses transformasi TNI AD.

Harapan Kasad, dengan bekal yang akan diperoleh selama Dikreg, para perwira siswa akan memiliki sikap perilaku sebagai prajurit Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta sebagai pemimpin dan staf militer yang berkarakter dan berintegritas dan memiliki kemampuan menganalisa.

“Kemampuan menganalisis bagi setiap perwira dalam menghadapi berbagai hal merupakan hal yang sangat penting untuk menentukan suatu keputusan. Dengan kualitas menganalisa yang memadai, maka akan dapat merumuskan bagaimana cara bertindak yang tepat dalam menghadapi situasi apapun. Inilah perlunya perkiraan cepat bagi seoorang perwira. Untuk itu, kemampuan menganalisa ini harus dimiliki oleh perwira siswa Seskoad”, tegas Kasad.

Kaitanya dengan itu, lebih lanjut dikatakan Kasad, TNI AD terus melakukan pembenahan dan penataan lembaga pendidikan khususnya Seskoad. Salah satu implementasinya adalah dengan terus melakukan pengkajian dan penyempurnaan sistem pendidikan Seskoad yang diwujudkan dengan revisi kurikulum pendidikan reguler Seskoad 2016 dengan tetap berpedoman pada Tri pola dasar pendidikan yaitu sikap perilaku, pengetahuan dan keterampilan, serta kesehatan jasmani. (Penhumas Seskoad)

Berita Lainnya

Index